<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>KomputerBLOG.Com &#187; How it Works ?</title>
	<atom:link href="http://komputerblog.com/category/how-it-works/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://komputerblog.com</link>
	<description>Tips &#38; Trik, Tutorial dan Konsultasi Komputer</description>
	<lastBuildDate>Sun, 22 Jan 2012 03:59:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Photoshop, Takjub Kenal Misteri Filosofi Warna!</title>
		<link>http://komputerblog.com/2010/10/20/photoshop-takjub-kenal-misteri-filosofi-warna/</link>
		<comments>http://komputerblog.com/2010/10/20/photoshop-takjub-kenal-misteri-filosofi-warna/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Oct 2010 16:04:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ai Lupika</dc:creator>
				<category><![CDATA[How it Works ?]]></category>
		<category><![CDATA[photoshop]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://komputerblog.com/?p=1415</guid>
		<description><![CDATA[Photoshop. Siapa coba yang ga kenal sama software pengolah gambar yang jitu ini. Photoshop, software yang tidak sengaja saya dalami ini menjadi sebuah inspirasi untuk saya. Awalnya cuma iseng, sampai akhirnya seorang teman membuat saya kecanduan bermain photoshop. Haha.. Kenapa sih saya bisa kecanduan main photoshop?? Hmm.. awalnya, saya berpikir photoshop itu hanya sebuah software [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Photoshop.</p>
<p>Siapa coba yang ga kenal sama software pengolah gambar yang jitu ini. Photoshop, software yang tidak sengaja saya dalami ini menjadi sebuah inspirasi untuk saya. Awalnya cuma iseng, sampai akhirnya seorang teman membuat saya kecanduan bermain photoshop. Haha.. Kenapa sih saya bisa kecanduan main photoshop??</p>
<p>Hmm.. awalnya, saya berpikir photoshop itu hanya sebuah software pengedit foto saja, sesuai dengan namanya, &#8216;<em>Photo</em>shop&#8217;. Tetapi ternyata tidak! Kebetulan dari dulu saya bisa digolongkan orang yang suka film kartun dan selalu terobsesi untuk bisa menggambar kartun/anime lebih tepatnya seperti tokoh favorit saya. Sampai saat seseorang yang baik hati memperkenalkan kepada saya sedikit banyak tentang ilmu photoshop, akhirnya jadi ketagihan, apalagi setelah tau kalau photoshop juga bisa membuat gambar mentah. Lalu saya putuskan untuk mencoba mengenal Photoshop lebih dalam lagi. <em>&#8220;PDKT&#8221;</em> pun saya lakukan.</p>
<p>Sampai saat saya tau tentang filosofi warna ini, saya hanya mengenal sedikit banyak teknik mengolah gambar saja. Sekian lama saya mencoba membuat logo atau pun gambar, selalu saja ada yang terasa kurang. Karya saya, terlihat seperti gambar anak SD yang warnanya masih norak. Hambar. Ga ada kesan elegannya sekalipun sudah berusaha memilih warna yang ciamik. Lalu misteri ini terungkap, setelah pelajaran saya diulang dari dasar lagi. Guru saya terus bercerita dan sampailah pada cerita ini.</p>
<p>&#8220;Ai, sebenarnya seorang desainer itu bisa dibayar sangat mahal karena dia mampu mengkombinasikan warna dengan sangat baik&#8221;</p>
<p>Saya masih ga<em> ngeh</em> sama kata-kata ini. Yang ada di pikiran saya, &#8220;ya iyalah, kombinasi warna desainer kan keren mereka kan udah biasa ngolah warna&#8221; padahal saya hanya melihat hal itu secara kasat mata saja dan belum tau di mana sih letak kerennya?? pembicaraan terus berlanjut. Lalu..</p>
<p>&#8220;Iya, coba liat nih ya&#8221; dia melakukan sesuatu pada komputernya dan menunjukan sesuatu pada saya.</p>
<p><a href="http://komputerblog.com/wp-content/uploads/2010/10/angka-cantik.jpg" onclick="pageTracker._trackPageview('/outgoing/komputerblog.com/wp-content/uploads/2010/10/angka-cantik.jpg?referer=');"><img class="alignleft size-full wp-image-1416" src="http://komputerblog.com/wp-content/uploads/2010/10/angka-cantik.jpg" alt="" width="550" height="379" /></a></p>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p>Setelah ditunjukan, memang dasar amatir kali ya, takjubnya setengah mati. Gambar ini cuma salah satu contohnya aja, liat deh kombinasi angkanya. Mungkin ga terlalu keliatan ya. Angkanya itu R = 127, G = 127, B = 127, warnanya ada di #7f7f7f. Angka cantik bukan??</p>
<p>Kalau temen-temen mau cek, cek aja warna pada produk brand-brand terkenal lewat eyedropper tools pada photoshop seperti ini, misalnya apple, photoshop, adobe, dsb. Temen-temen akan menemukan kombinasi warna cantik lainnya. Dan katanya, &#8220;di situlah letak kekuatan seorang desainer mempresentasikan, menjual produknya dengan filosofinya sendiri, sehingga dia bisa di bayar mahal, gitu ai&#8221;</p>
<p>Wow..suer takjubnya setengah mati. Nah sekarang, darimana sih warna-warna keren itu di dapet. Saya bertanya lagi saking penasarannya. &#8220;Lah, berarti dia ngitung sendiri gitu?? ngira2 sampe dapet warna yang keren dengan kombinasi keren juga?&#8221;</p>
<p>&#8220;Iya&#8221; jawabnya singkat. Saya masih belum bisa nalar, masa iya seorang desainer juga harus bisa itung-itungan begitu. Berarti ribet banget dong, harus riset ini itu lah. Saya coba menegaskan lagi padanya.</p>
<p>&#8220;Masa sih? berarti ribet dong?&#8221;</p>
<p>&#8220;Iya. Tapi, sekarang software desain kaya gini udah dipermudah. Ada fasilitas buat milih warna-warna seperti itu (warna pantone)&#8221;</p>
<p>Lalu, dia mendemokan lagi pada saya.</p>
<p>Coba liat lagi gambar di atas. Di palet color picker ada pilihan <strong>OK, CANCEL, ADD TO SWATCHES, COLOR LIBRARIES</strong>. Nah, coba pilih color librariesnya. Maka akan muncul tampilan seperti ini.</p>
<p><a href="http://komputerblog.com/wp-content/uploads/2010/10/pantone.jpg" onclick="pageTracker._trackPageview('/outgoing/komputerblog.com/wp-content/uploads/2010/10/pantone.jpg?referer=');"><img class="aligncenter size-full wp-image-1417" src="http://komputerblog.com/wp-content/uploads/2010/10/pantone.jpg" alt="" width="550" height="373" /></a></p>
<p>Ini dia!! color libraries, dari sini lah para desainer biasanya berpatokan pada warna yang terkesan keren dan elegan. Warna pantone itu dikatakan elegan, karena warna ini tidak ada pada printer percetakan CMYK. Sehingga ini disebut warna khusus atau warna tambahan. Jadi kalau mau pakai warna ini, harus bayar mahal, karena perusahaan percetakan tidak dengan mudah bisa mencampur warna ini menjadi persis sesuai yang diinginkan desainer. Ini sebabnya, perusahaan besar jarang menggunakan logo dengan warna yang terlalu banyak, karena untuk bisa mendapatkan warna yang memiliki kesan mewah dan elegan tersebut, mereka harus membayar mahal. Belum lagi, harus membayar desainer atas ide gilanya mengenai filosofi perusahaan lewat desain tersebut.</p>
<p>Sebuah cerita lagi dari sang guru.</p>
<p>&#8220;Makanya ai, waktu logo Pertamina yang baru itu keluar, desainer itu pada gempar. Karena ada warna hijau terang, di mana printer CMYK manapun ga mampu buat ngedetect warna itu, nah otomatis desainer pake warna campuran dia sendiri, tentunya dengan filosofinya sendiri, wajar harga tu logo mahalnya naujubile&#8221;</p>
<p>Kesimpulan yang bisa saya tarik dari pelajaran hari itu adalah ternyata desain itu bukan hanya sekedar gambar iseng atau apa lah namanya, tetapi benar kalau desain itu bagian dari seni, dan seni itu membutuhkan pemikiran-pemikiran yang kadang bersifat eksak sehingga menghasilkan karya seni yang benar-benar berbeda dari yang lainnya. Sekalipun simple, tetapi jika semua komposisinya dikuasai dengan sangat baik, itu akan berharga sangat mahal. Karena tentunya juga bepengaruh besar pada orang yang melihat gambar tersebut. Desain itu juga mempertimbangkan rasa dari orang yang melihat. Orang bisa tertarik pada produk sebuah perusahaan juga bisa ditentukan dari cara pandang orang melihat mewah tidaknya logo perusahaan.</p>
<p>Hmm.. kira-kira begitu. Semoga bacaan ringan ini bermanfaat. Sampai ketemu lagi.</p>
<p> </p>
<p>Regards,</p>
<p>Ai Lupika</p>
<div>C6B7D5A1-6080-E72B-33F8-1E0F53939243</div>
<div>1.03.01</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://komputerblog.com/2010/10/20/photoshop-takjub-kenal-misteri-filosofi-warna/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengenalan Android</title>
		<link>http://komputerblog.com/2010/10/20/pengenalan-android/</link>
		<comments>http://komputerblog.com/2010/10/20/pengenalan-android/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Oct 2010 01:29:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rico arliyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[How it Works ?]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://komputerblog.com/?p=1392</guid>
		<description><![CDATA[Android adalah sistem operasi Mobile Phone berbasiskan Linux. Android bersifat open source yang source codenya diberikan secara gratis bagi para pengembang untuk menciptakan aplikasi mereka agar dapat berjalan di Android.Pada mulanya, Android adalah salah satu produk besutan dari Android Inc., namun Google mengakuisisi Android Inc., dan semua kekayaan intelektual milik Android Inc. diperoleh Google Inc. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left"><img class="aligncenter" src="http://dailysocial.net/wp-content/uploads/2010/07/android.gif" alt="" width="320" height="320" /></p>
<p style="text-align: left">Android adalah sistem operasi Mobile Phone berbasiskan Linux. Android bersifat open source yang source codenya diberikan secara gratis bagi para pengembang untuk menciptakan aplikasi mereka agar dapat berjalan di Android.Pada mulanya, Android adalah salah satu produk besutan dari Android Inc., namun Google mengakuisisi Android Inc., dan semua kekayaan intelektual milik Android Inc. diperoleh Google Inc. yang kemudian mengembangkan kembali sistem Android.mengakuisi Android Inc..</p>
<p style="text-align: left">Sekedar informasi Android Inc. adalah pendatang baru dalam hal membuat software untuk ponsel yang berada di Palo Alto, California Amerika Serikat. Kemudian dibentuklah Open Handset Alliance, konsorsium yang terdiri dari 34 perusahaan hadware, software, dan telekomunikasi, termasuk Google, HTC, Intel, Motorola, Qualcomm, T-Mobile,  Nvidia, dll. Open Handset Alliance dibentuk untuk mengembangkan Android yang notabene nya adalah OS OpenSource pertama untuk Mobile Phone.</p>
<p style="text-align: left">Pada tanggal 5 November 2007, dirilislah Android versi awal dimana Android bersama Open Handset Alliance menyatakan mendukung pengembangan standar terbuka pada perangkat seluler. Di lain pihak, Google merilis kode–kode Android di bawah lisensi Apache, sebuah lisensi perangkat lunak dan standar terbuka perangkat seluler.</p>
<p style="text-align: left">Di dunia ini terdapat dua jenis distributor sistem operasi Android. Pertama yang mendapat dukungan penuh dari Google atau Google Mail Services (GMS) dan kedua adalah yang benar–benar bebas distribusinya tanpa dukungan langsung Google atau dikenal sebagai Open Handset Distribution (OHD).</p>
<p style="text-align: left">Para pendiri Android Inc. bekerja pada Google, di antaranya Andy Rubi, Rich Miner, Nick Sears, dan Chris White. Saat itu banyak yang menganggap fungsi Android Inc. hanyalah sebagai perangkat lunak pada telepon seluler.  Sejak saat itu muncul rumor bahwa Google hendak memasuki pasar telepon seluler.</p>
<p style="text-align: left">Di perusahaan Google, tim yang dipimpin Rubin bertugas mengembangkan program perangkat seluler yang didukung oleh kernel Linux. Hal ini menunjukkan indikasi bahwa Google sedang bersiap menghadapi persaingan dalam pasar telepon seluler. hingga sekarang telah banyak ponsel ber-OS Android yang hadir dipasaran, dimulai dari Google Nexus One, HTC Legend, Sony Ericcson Xperia X10, Samsung Galaxy S dan masih banyak lagi.</p>
<p>Keunggulan Android diantaranya :</p>
<p><strong>1. Keterbukaan</strong></p>
<ul>
<li>Android menyediakan akses ke fungsi dasar perangkat mobile menggunakan standar panggilan ke API.</li>
</ul>
<p><strong>2. Penghancuran perbatasan</strong></p>
<ul>
<li>Anda dapat menggabungkan informasi dari Internet ke dalam telepon, seperti informasi kontak, atau data pada lokasi geografis untuk mendapatkan kesempatan baru.</li>
</ul>
<p><strong>3. Kesamaan aplikasi</strong></p>
<ul>
<li>Untuk Android ada perbedaan antara telepon utama aplikasi dan perangkat lunak lain, anda bahkan dapat mengubah program untuk memutar nomor, atau screen saver.</li>
</ul>
<p><strong> 4. Cepat dan mudah perkembangan<br /></strong></p>
<p>Dalam SDK memiliki semua yang anda butuhkan untuk membuat dan menjalankan aplikasi Android, termasuk simulator ini instrumen, dan alat debugging maju.</p>
<p><img class="aligncenter" src="http://i.zdnet.com/blogs/android-architecture-485b.jpg" alt="" width="485" height="348" /></p>
<p style="text-align: left">Google mengibaratkan Android sebagai sebuah tumpukan software. Setiap lapisan dari tumpukan ini menghimpun beberapa program yang mendukung fungsi-fungsi spesifik dari sistem operasi. Berikut ini susunan dari lapisan – lapisan tersebut jika di lihat dari lapisan dasar hingga lapisan teratas:</p>
<p style="text-align: left"><strong>a. Linux Kernel</strong></p>
<p style="text-align: left">Tumpukan paling bawah pada arsitektur Android ini adalah kernel.</p>
<p style="text-align: left"><strong>b. Android Runtime</strong></p>
<p style="text-align: left">Lapisan setelah Kernel Linux adalah Android Runtime.Android Runtime ini berisi Core Libraries dan Dalvik Virtual Machine. Core Libraries mencakup serangkaian inti library Java, artinya Android menyertakan satu set library-library dasar yang menyediakan sebagian besar fungsi-fungsi yang ada pada library-library dasar bahasa pemrograman Java.</p>
<p style="text-align: left"><strong>c. Libraries</strong></p>
<p style="text-align: left">Bertempat di level yang sama dengan Android Runtime adalah Libraries.  Android menyertakan satu set library- library dalam bahasa C/C++ yang digunakan oleh berbagai komponen yang ada pada sistem Android.</p>
<p><strong>d. Application Framework</strong></p>
<p style="text-align: left">Lapisan selanjutnya adalah application framework, yang mencakup program untuk mengatur fungsi-fungsi dasar  smartphone. Application Framework merupakan serangkaian tool dasar seperti alokasi resource smartphone, <br /> aplikasi telepon, pergantian antar &#8211; proses atau program, dan pelacakan lokasi fisik telepon.</p>
<p style="text-align: left"><strong>e. Application</strong></p>
<p style="text-align: left">Di lapisan teratas bertempat pada aplikasi itu sendiri. Di lapisan inilah anda menemukan fungsi-fungsi dasar smartphone seperti menelepon dan mengirim pesan singkat, menjalankan web browser, mengakses daftar kontak, <br /> dan lain-lain. Bagi rata-rata pengguna, lapisan inilah yang paling sering mereka akses. Mereka mengakses fungsi- fungsi dasar tersebut melalui user interface.</p>
<p style="text-align: left">Semoga bermanfaat</p>
<p style="text-align: left">Sumber gambar :</p>
<p style="text-align: left">dailysocial.net, zdnet.com</p>
<p style="text-align: left"> </p>
<div style="width: 1px; height: 1px; overflow: hidden; text-align: left;"><!--[if gte mso 9]&gt;   1024x768  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0     false false false  EN-US X-NONE X-NONE                           &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;                                                                                                                                            &lt;![endif]--><!--[if gte mso 10]&gt; &lt;!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:&quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} --> <!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;text-align: justify;line-height: 150%"><span>Di dunia ini terdapat dua jenis distributor sistem operasi Android. Pertama yang mendapat dukungan penuh dari Google atau Google Mail Services (GMS) dan kedua adalah yang benar–benar bebas distribusinya tanpa dukungan langsung Google atau dikenal sebagai Open Handset Distribution (OHD).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;text-align: justify;line-height: 150%"><span>Para pendiri Android Inc. bekerja pada Google, di antaranya Andy Rubi, Rich Miner, Nick Sears, dan Chris White. Saat itu banyak yang menganggap fungsi Android Inc. hanyalah sebagai perangkat lunak pada telepon seluler. Sejak saat itu muncul rumor bahwa Google hendak memasuki pasar telepon seluler. Di perusahaan Google, tim yang dipimpin Rubin bertugas mengembangkan program perangkat seluler yang didukung oleh kernel Linux. Hal ini menunjukkan indikasi bahwa Google sedang bersiap menghadapi persaingan dalam pasar telepon seluler.</span></p>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://komputerblog.com/2010/10/20/pengenalan-android/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Facebook Part II</title>
		<link>http://komputerblog.com/2009/01/09/facebook-part-ii/</link>
		<comments>http://komputerblog.com/2009/01/09/facebook-part-ii/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Jan 2009 14:15:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>romy romanza</dc:creator>
				<category><![CDATA[How it Works ?]]></category>
		<category><![CDATA[Cara kerja facebook]]></category>
		<category><![CDATA[Facebook part II]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://komputerblog.com/2009/01/09/facebook-part-ii/</guid>
		<description><![CDATA[ Salah satu hal mendasar yang membedakan situs jejaring sosial Friendster dengan Facebook adalah kecepatan facebook dalam menghubungkan pengguna dengan temannya. Facebook sangat up to date, apapun yang dilakukan teman anda, akan langsung telihat di beranda anda dengan kabar terkininya.Aplikasi Facebook sangat beragam. Grup salah satunya. Anda dapat berkumpul dengan teman yang mempunyai hobi yang sama. Anda juga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p> <img src="http://komputerblog.com/wp-content/uploads/2009/01/facebook.thumbnail.gif" alt="facebook.gif" />Salah satu hal mendasar yang membedakan situs jejaring sosial Friendster dengan Facebook adalah kecepatan facebook dalam menghubungkan pengguna dengan temannya. Facebook sangat <em>up to date,</em> apapun yang dilakukan teman anda, akan langsung telihat di beranda anda dengan kabar terkininya.Aplikasi Facebook sangat beragam. Grup salah satunya. Anda dapat berkumpul dengan teman yang mempunyai hobi yang sama. Anda juga dapat membuat grup untuk tempat berkumpulnya penggemar yang mengidolakan seorang dan bertukar informasi, photo, video, dan sebagainya yang berhubungan dengan idola anda tersebut.Acara merupakan aplikasi Facebook yang sangat unik. Aplikasi ini dapat digunakan, apabila anda akan membuat suatu acara dan ingin teman-teman mengetahuinya serta memberi konfirmasi apabila teman anda tersebut ingin menghadirinya. Anda dapat memberitahukan informasi yang lengkap tentang acara tersebut, termasuk <em>dresscode</em>.Apabila ingin menjual atau membeli sesuatu anda dapat memanfaatkan aplikasi pasar. Selain itu, terdapat lowongan pekerjaan bahkan ada benda yang dijual percuma.Artikel ini akan membahas bagaimana hal-hal di atas dapat dilakukan, bagaimana pengaturan yang dapat dilakuan apa aplikasi-aplikasi tersebut, dan apakah facebook dapat menjamin privasi anda karena ke-<em>up to date</em>-annya? Download Artikel Lengkapnya : 
<ul>
<li><a href="http://komputerblog.com/wp-content/uploads/2009/01/facebook-part-ii.zip" title="Romy-Facebook Part II" onclick="pageTracker._trackPageview('/outgoing/komputerblog.com/wp-content/uploads/2009/01/facebook-part-ii.zip?referer=');">Romy-Facebook Part II</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://komputerblog.com/2009/01/09/facebook-part-ii/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Facebook Part I</title>
		<link>http://komputerblog.com/2008/12/18/facebook-part-i/</link>
		<comments>http://komputerblog.com/2008/12/18/facebook-part-i/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Dec 2008 16:58:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>romy romanza</dc:creator>
				<category><![CDATA[How it Works ?]]></category>
		<category><![CDATA[aplication facebook]]></category>
		<category><![CDATA[article facebook]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[friendster]]></category>
		<category><![CDATA[how facebook work]]></category>
		<category><![CDATA[myspace]]></category>
		<category><![CDATA[news facebook]]></category>
		<category><![CDATA[photo facebook]]></category>
		<category><![CDATA[privacy facebook]]></category>
		<category><![CDATA[setting facebook]]></category>
		<category><![CDATA[sign up facebook]]></category>
		<category><![CDATA[social community]]></category>
		<category><![CDATA[virus worm koobface facebook]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://komputerblog.com/2008/12/18/facebook-part-i/</guid>
		<description><![CDATA[Situs web jaringan sosial bukan merupakan hal yang asing lagi bagi pengguna internet. Situs web seperti Facebook sedang populer di Indonesia. Situs ini berfungsi, sama dengan situs jaringan sosial lainnya seperti MySpace dan Friendster,  untuk menghubungkan pengguna dengan orang-orang di seluruh dunia melalui dunia maya. The Facebook, thefacebook.com, diluncurkan pada 4 Februari 2004. Menghilangkan awalan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://komputerblog.com/wp-content/uploads/2008/12/facebook1.gif" alt="facebook1.gif" height="110" width="233" /></p>
<p>Situs web jaringan sosial bukan merupakan hal yang asing lagi bagi pengguna internet. Situs web seperti Facebook sedang populer di Indonesia. Situs ini berfungsi, sama dengan situs jaringan sosial lainnya seperti <a href="http://myspace.com" onclick="pageTracker._trackPageview('/outgoing/myspace.com?referer=');">MySpace </a>dan <a href="http://friendster.com" onclick="pageTracker._trackPageview('/outgoing/friendster.com?referer=');">Friendster</a>,  untuk menghubungkan pengguna dengan orang-orang di seluruh dunia melalui dunia maya.</p>
<p>The Facebook, thefacebook.com, diluncurkan pada 4 Februari 2004. Menghilangkan awalan The pada tahun 2005 menjadi Facebook, facebook.com, hingga saat ini.  Facebook, Inc didirikan oleh Mark Zuckerberg, mahasiswa lulusan Universitas Harvard. Keanggotaannya pada awalnya dibatasi untuk siswa dari universitas tersebut. Dalam dua bulan selanjutnya, keanggotaannya diperluas ke sekolah lain di wilayah Boston (Boston College, Boston University, MIT, Tufts), Rochester, Stanford, NYU, Northwestern, dan semua sekolah yang termasuk dalam Ivy<em> </em>League.</p>
<p>Banyak perguruan tinggi lain yang selanjutnya ditambahkan berturut-turut dalam kurun waktu satu tahun setelah peluncurannya. Awalnya hanya kalangan akademis yang mempunyai <em>e-mail </em>universitas (seperti .edu, .ac.uk, dan sebagainya) yang dapat bergabung sebagai anggota dalam situs Facebook. Saat ini, seluruh orang di dunia yang mempunyai alamat <em>e-mail</em> dapat menjadi anggota dalam situ Facebook.</p>
<p>Facebook dengan pengguna aktif sebanyak 120 juta di seluruh dunia, lebih dari 150 ribu orang yang mendaftar per hari, dan pada tahun 2007 menduduki peringkat ke-6 situs yang paling bayak diakses di Amerika Serikat, yang menjadikanya sebagai situs jaringan sosial terbesar setelah MySpace.</p>
<p>Pada artikel ini akan membahas bagaimana untuk menjadi anggota Facebook dan bagaimana pengaturan dasar yang dapat kita lakukan pada waktu kita selesai mendaftar.</p>
<p><strong>Download Artikel Lengkapnya :   </strong><a href="http://komputerblog.com/wp-content/uploads/2008/12/facebook-part-1.zip" title="Facebook Part I" onclick="pageTracker._trackPageview('/outgoing/komputerblog.com/wp-content/uploads/2008/12/facebook-part-1.zip?referer=');"></a></p>
<p><a href="http://komputerblog.com/wp-content/uploads/2008/12/facebook-part-1.zip" title="Facebook Part I" onclick="pageTracker._trackPageview('/outgoing/komputerblog.com/wp-content/uploads/2008/12/facebook-part-1.zip?referer=');">Facebook Part I</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://komputerblog.com/2008/12/18/facebook-part-i/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bagaimana TV Satelit Bekerja</title>
		<link>http://komputerblog.com/2008/10/07/bagaimana-tv-satelit-bekerja/</link>
		<comments>http://komputerblog.com/2008/10/07/bagaimana-tv-satelit-bekerja/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Oct 2008 13:34:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>romy romanza</dc:creator>
				<category><![CDATA[How it Works ?]]></category>
		<category><![CDATA[dekoder enkoder algoritma tv satelit]]></category>
		<category><![CDATA[homecable first media]]></category>
		<category><![CDATA[indovision]]></category>
		<category><![CDATA[keuntungan kerugian tv satelit tv kabel tv berlangganan]]></category>
		<category><![CDATA[parabola]]></category>
		<category><![CDATA[program tv satelit tv kabel tv berlangganan]]></category>
		<category><![CDATA[tv berlangganan]]></category>
		<category><![CDATA[tv kabel]]></category>
		<category><![CDATA[tv satelit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://komputerblog.com/2008/10/07/bagaimana-tv-satelit-bekerja/</guid>
		<description><![CDATA[Saat TV satelit pertama kali diperkenalkan di awal tahun 1990-an. Dahulu TV  satelit membutuhkan satelit yang sangat besar, berdiameter 2 hingga 5 meter. Saat ini untuk menikmati TV satelit hanya menggunakan parabola berbahan solid berdiameter sekitar 1 meter. Saat ini, kita dapat melihat parabola TV satelit di atap rumah seluruh penjuru Amerika Serikat. Apabila melakukan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saat TV satelit pertama kali diperkenalkan di awal tahun 1990-a<strong>n</strong>. Dahulu TV  satelit membutuhkan satelit yang sangat besar, berdiameter 2 hingga 5 meter. Saat ini untuk menikmati TV satelit hanya menggunakan parabola berbahan solid berdiameter sekitar 1 meter.</p>
<p>Saat ini, kita dapat melihat parabola TV satelit di atap rumah seluruh penjuru Amerika Serikat. Apabila melakukan perjalanan ke daerah pedalaman yang belum dijangkau  perusahan TV kabel, kita akan menemukan parabola<strong> </strong>TV satelit dihampir setiap rumah. Kebanyakan perusahaan TV satelit menawarkan program film, acara olahraga, dan pemberitaan yang <em>up to date</em> dari seluruh belahan dunia kepada kunsumen dengan menjanjikan kualitas gambar dan suara.</p>
<p>TV satelit mempunyai banyak solusi untuk permasalahan yang berhubungan dengan TV kabel dan siaran TV tanpa berlangganan. Walaupun teknologi TV satelit masih berkembang, TV satelit telah menjadi pilihan yang populer untuk banyak pemirsa TV.</p>
<p>Pada artikel ini, kita akan mencari tahu bagaimana TV satelit bekerja, dari stasiun TV sampai kepada pelanggan.</p>
<p><strong>Download Artikel Lengkapnya :  </strong></p>
<p><a href="http://komputerblog.com/wp-content/uploads/2008/10/bagaimana-tv-satelit-bekerja.zip" title="Bagaimana TV Satelit Bekerja" onclick="pageTracker._trackPageview('/outgoing/komputerblog.com/wp-content/uploads/2008/10/bagaimana-tv-satelit-bekerja.zip?referer=');">Bagaimana TV Satelit Bekerja</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://komputerblog.com/2008/10/07/bagaimana-tv-satelit-bekerja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bagaimana Radiasi Pada Telepon Seluler Bekerja</title>
		<link>http://komputerblog.com/2008/08/30/bagaimana-radiasi-pada-telepon-seluler-bekerja/</link>
		<comments>http://komputerblog.com/2008/08/30/bagaimana-radiasi-pada-telepon-seluler-bekerja/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 Aug 2008 07:48:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>romy romanza</dc:creator>
				<category><![CDATA[How it Works ?]]></category>
		<category><![CDATA[bahaya radiasi telepon seluler terhadap kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[cara kerja radiasi]]></category>
		<category><![CDATA[penelitian terhadap radiasi]]></category>
		<category><![CDATA[pengurangi efek radiasi]]></category>
		<category><![CDATA[radiasi elektromagnetik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://komputerblog.com/2008/08/30/bagaimana-radiasi-pada-telepon-seluler-bekerja/</guid>
		<description><![CDATA[Berdasarkan sistem kerja dasar, telepon seluler harus memancarkan radiasi elektromagnetik dengan jumlah yang sedikit. Jika sudah membaca artikel ini, maka kamu akan tahu bahwa telepon seluler memancarkan sinyal melalui gelombang radio yang mengandung energi frekuensi radio, bentuk dari radiasi elektromagnetik. Banyak pembahasan mengenai apakah telepon selular memancarkan radiasi yang cukup untuk menyebabkan dampak buruk bagi kesehatan. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berdasarkan sistem kerja dasar, telepon seluler harus memancarkan radiasi elektromagnetik dengan jumlah yang sedikit. Jika sudah membaca artikel ini, maka kamu akan tahu bahwa telepon seluler memancarkan sinyal melalui gelombang radio yang mengandung energi frekuensi radio, bentuk dari radiasi elektromagnetik. Banyak pembahasan mengenai apakah telepon selular memancarkan radiasi yang cukup untuk menyebabkan dampak buruk bagi kesehatan. Hal yang menjadi perhatian adalah telepon selular sering diletakkan dekat dengan kepala selama penggunaan sehingga radiasi berhubungan langsung dengan jaringan di kepala. Fakta-fakta tersebut menimbulkan pro dan kontra. Pada artikel ini, kita akan menggali lebih lanjut mengenai masalah kontroversial ini. Kamu akan mengetahui bagaimana telepon seluler menghasilkan radiasi dan bagaimana hasil uji coba pada tingkatan radiasi.</p>
<p><strong>Download Artikel Lengkapnya : </strong></p>
<p><a href="http://komputerblog.com/wp-content/uploads/2008/08/romy-radiasi-telepon-seluler.zip" title="Bagaimana Radiasi Pada Telepon Seluler Bekerja" onclick="pageTracker._trackPageview('/outgoing/komputerblog.com/wp-content/uploads/2008/08/romy-radiasi-telepon-seluler.zip?referer=');">Bagaimana Radiasi Pada Telepon Seluler Bekerja</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://komputerblog.com/2008/08/30/bagaimana-radiasi-pada-telepon-seluler-bekerja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara kerja Friendster</title>
		<link>http://komputerblog.com/2008/08/26/cara-kerja-friendster/</link>
		<comments>http://komputerblog.com/2008/08/26/cara-kerja-friendster/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Aug 2008 15:22:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>romy romanza</dc:creator>
				<category><![CDATA[How it Works ?]]></category>
		<category><![CDATA[cara FS]]></category>
		<category><![CDATA[Cara kerja Friendster]]></category>
		<category><![CDATA[fs hot tips]]></category>
		<category><![CDATA[Membuat FS]]></category>
		<category><![CDATA[Social Site]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://komputerblog.com/2008/08/26/cara-kerja-friendster/</guid>
		<description><![CDATA[Komunitas sosial telah menjadi hal yang sangat menjamur di dalam teknologi internet setelah Google. Friendster menjadi situs web pertama yang menjadikan komunitas sosial sebagai kebudayaan. Friendster di mulai pada tahun 2002 oleh pengusahawan, Jonathan Abrams. Friendster.com di disain sebagai tempat untuk berhubungan dengan teman-teman, keluarga, kerabat, dan teman baru melalui internet. Friendster melebihi kemampuan konunikasi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Komunitas sosial telah menjadi hal yang sangat menjamur di dalam teknologi<br />
internet setelah Google. Friendster menjadi situs web pertama yang menjadikan<br />
komunitas sosial sebagai kebudayaan. Friendster di mulai pada tahun 2002 oleh<br />
pengusahawan, Jonathan Abrams. Friendster.com di disain sebagai tempat untuk<br />
berhubungan dengan teman-teman, keluarga, kerabat, dan teman baru melalui<br />
internet. Friendster melebihi kemampuan konunikasi satu arah seperti Evite yang<br />
hanya dapat berkomunikasi dengan orang yang sudah saling mengenal.<br />
Friendster dirancang untuk kegiatan komunitas seperti :</p>
<ul>
<li>Berkomunikasi dengan teman-teman dan keluarga</li>
<li>Bertemu orang baru</li>
<li>Mencari orang dengan minat, latar belakang, atau lokasi geografis yang sama</li>
<li>Saling berinteraksi dengan pesan, permainan, blog, dan aplikasi</li>
<li>Mewakili diri, minat, atau berbagai urusan ke dalam komunitas internet</li>
</ul>
<p>Friendster mempunyai anggota hingga lebih dari 65 juta orang (sumber:<br />
Friendster.com ). Friendster mempunya pesaing yang terlihat memiliki kemiripan,<br />
yaitu Facebook dan MySpace. Pada tahun 2004, popularitas Friendster menurun di<br />
Amerika Serikat sejak bermunculan saingan yang menggunakan aplikasi yang lebih<br />
beragam. Semenjak itu, saingan frindster dengan signifikan menyusul kepopuleran<br />
dan faktor “keren” Friendster.<br />
Abrams menolak USD30 juta permintaan privatisasi dari Google. Hal tersebut<br />
merupakan langkah mundur bagi masa depan Friendster yang tidak pasti. Tetapi<br />
managemen Friendster berubah dan beralih ke Asia dan negara di luar Amerika<br />
Serikat yang tertarik situs web untuk komunitas sosial yang telah banyak anggotanya.</p>
<p><strong>Download Artikel Lengkap : </strong></p>
<p><a href="http://komputerblog.com/wp-content/uploads/2008/08/romi-cara-kerja-friendster.zip" title="romi-cara-kerja-friendster" onclick="pageTracker._trackPageview('/outgoing/komputerblog.com/wp-content/uploads/2008/08/romi-cara-kerja-friendster.zip?referer=');">romi-cara-kerja-friendster</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://komputerblog.com/2008/08/26/cara-kerja-friendster/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jaringan Ad Hoc (Ad Hoc Network)</title>
		<link>http://komputerblog.com/2008/06/21/jaringan-ad-hoc-ad-hoc-network/</link>
		<comments>http://komputerblog.com/2008/06/21/jaringan-ad-hoc-ad-hoc-network/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Jun 2008 02:54:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aini</dc:creator>
				<category><![CDATA[How it Works ?]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://komputerblog.com/2008/06/21/jaringan-ad-hoc-ad-hoc-network/</guid>
		<description><![CDATA[Arti ad hoc sendiri adalah &#8220;hanya untuk suatu keperluan atau tujuan tertentu&#8221;. Sehingga bila tujuan telah tercapai maka jaringan ini dapat dihilangkan atau tidak digunakan lagi. Dalam pengertian lain, jaringan ad hoc adalah jaringan bersifat sementara tanpa bergantung pada infrastruktur yang ada, bersifat independen. Jaringan ad hoc adalah jaringan wireless multihop yang terdiri dari kumpulan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Arti ad hoc sendiri adalah &#8220;hanya untuk suatu keperluan atau tujuan tertentu&#8221;. Sehingga bila tujuan telah tercapai maka jaringan ini dapat dihilangkan atau tidak digunakan lagi. Dalam pengertian lain, jaringan ad hoc adalah jaringan bersifat sementara tanpa bergantung pada  infrastruktur yang ada, bersifat independen.	Jaringan ad hoc adalah jaringan wireless multihop yang terdiri dari kumpulan mobile node (mobile station) yang bersifat dinamik dan spontan, dapat diaplikasikan di mana pun tanpa menggunakan jaringan infrastruktur (seluler ataupun PSTN) yang telah ada. Contoh mobile node adalah notebook, PDA dan ponsel. Jaringan ad hoc disebut juga dengan spontaneous network atau disebut MANET (Mobile Ad hoc NETwork).</p>
<p><a href="http://komputerblog.com/wp-content/uploads/2008/06/aini-jaringan-ad-hoc.zip" onclick="pageTracker._trackPageview('/outgoing/komputerblog.com/wp-content/uploads/2008/06/aini-jaringan-ad-hoc.zip?referer=');"><img src="http://komputerblog.com/wp-content/uploads/2008/06/download-pdf.gif" alt="download-pdf.gif" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://komputerblog.com/2008/06/21/jaringan-ad-hoc-ad-hoc-network/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
<!-- WP Super Cache is installed but broken. The path to wp-cache-phase1.php in wp-content/advanced-cache.php must be fixed! -->
