Former Google Employee Starts Cuil Search Engine
Tahun ini Google telah memasuki tahun ke 10, sebuah mesin pencari raksasa yang terpopuler saat ini.
Menurut CNN, pada tahun 1998, Alta Vista adalah primadona mesin pencari pada saat itu, namun seiring dengan kemajuan internet, posisi pertama diduduki oleh Google dengan 62% dari U.S search market, kemudian disusul oleh Yahoo dengan 21% dan pada posisi terakhir adalah Microsoft dengan tingkat persentase 8,5%.
Pernah membaca atau mendengar nama Anna Patterson ?, Anna Patterson adalah salah satu arsitek dari Google search index, bergabung dengan Google pada tahun 2004 sampai 2006. Anna mendapat gelar PhD pada bidang computer science dari Universitas Illinois, Anna juga bekerja sebagai peniliti di Universitas Stanford dalam bidang Data mining, selepasnya dari Google, Anna mendirikan sendiri sebuah mesin pencari yang menurutnya lebih efektif dan efisien dari Google, Cuil (Dibaca Cool) namanya, sampai dengan saat ini, Web yang sudah di index sebanyak 120 Miliar, Anna mempercayai angka ini lebih banyak tiga kali lipat dari Web yang sudah di Index oleh Google.
Sampai dengan saat ini Google belum mengumumkan berapa angka pasti web yang sudah di Index, namun menurut CNN, Google telah melink 1 triliun, dan terus bertambah hingga saat ini.
Perbedaan yang mendasar antara Cuil dan Google adalah hasil outputnya, pada Cuil, hasil pencarian di tambahkan foto bahkan video untuk mendukung keabsahan data, dan juga terdapat sidebar yang berfungsi untuk menampilkan topik yang berhubungan.
KomputerBLOG mencoba mencari “Windows 7″ dan hasilnya sebagai berikut :
Screenshot Cuil

Screenshot Google

Bisa terlihatkan perbedaannya ?, Cuil memang memberikan hasil yang lebih lengkap karena dilengkapi dengan foto dan topik terkait pada sidebar, namun hal ini harus dibayar mahal dengan bandwitdh yang lumayan, dibandingkan dengan Google yang menampilkan informasi berupa text.
Namun semua diberikan kepada pengguna, bagaimana menurut Anda, pilih Cuil atau Google ?
Sumber :

Oh gitu, tapi Cuil agak berat ya bukanya, barangkali kalau taruh server di Indonesia jadi lebih cepet
, kalau dari hasil pencarian masih salut Google dech (lebih akurat), kapan ya Indonesia punya search engine canggih kayak gini ?
[Reply]